NEWS - COMPANY NEWS

Karya Animasi Menuai Prestasi – Galli Leo Lei dalam ATF 2018

Posted on: 27 November 2018
Share To

Menciptakan sebuah karya animasi bukan sekedar menjadi bisnis dalam lingkup industri kreatif. Lebih dari itu, ide dan fantasi yang dihasilkan para kreator kini telah mampu memberikan prestasi dan apresiasi. Salah satunya dapat kita lihat pada serial animasi Galli Leo Lei yang terpilih menjadi bagian dari 5 finalis terbaik dalam acara Asia Television Forum 2018.

ATF Animation Pitch yang diselenggarakan Asia Television Forum merupakan program yang memberikan ruang kompetisi bagi para kreator baik secara individu maupun perusahaan untuk bersaing memberikan karya animasi anak. Program ini mengharuskan setiap pesertanya memberikan tayangan yang fresh karena mengusung beberapa kriteria seperti kreatif, original dan inovatif.

Setelah melalui tahap seleksi dan terpilih dalam pengumuman finalis pada 20 November 2018 lalu, karya animasi Galli Leo Lei akan di presentasikan (Live Pitch) pada 6 Desember 2018 di Singapore bersama para kandidat lainnya.

Galli Leo Lei adalah serial animasi anak dengan target usia 3-5 tahun dan memiliki total 39 episode di season pertamanya. Karya animasi 3D ini merupakan hasil kolaborasi Kumata Studio dengan Manimonki Studio dengan format durasi setiap episode-nya ialah 7 menit dan telah di dubbing ke dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Galli Leo Lei bercerita tentang 3 ekor anak tikus yang selalu ingin tahu cara kerja berbagai hal yang mereka temui disekitar. Hingga mereka menemukan kesulitan yang membawa kepada penemuan-penemuan yang harus mereka uji melalui eksperimen ilmiah atau berdasar kepada sains.

Berawal dari melihat kondisi anak yang memiliki keingintahuan besar akan segala sesuatu yang ada di sekitar mereka, serial Galli Leo Lei tercipta dengan tujuan dapat membantu para orangtua dalam memberikan penjelasan dan jawaban sederhana yang dapat dimengerti oleh anak.

Bukan hanya sebagai tayangan edukasi, serial ini juga dapat menjadi sarana yang mendorong kegiatan diantara anak dan orangtua untuk turut bereksperimen, bermain, dan belajar. Anak juga diberi motivasi agar tidak menyerah, terus berusaha, dan menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses belajar.

Kedepannya, selain berupaya memberi presentasi terbaik dalam Live Pitch yang akan datang, Kumata Studio sebagai salah satu studio animasi di Indonesia juga berharap dapat memberikan tayangan animasi yang dapat dinikmati bukan hanya dalam lingkup asia, tapi juga mendunia. (brl)

Share To